Kirab Pagar Banyu di Kampung Siluman Klaten, Wujud Nyata Pelestarian Mata Air dan Budaya Lereng Merapi
KLATEN, MOVISTAR 21 – Masyarakat Kampung Siluman, Desa Sidorejo, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, kembali menggelar tradisi Kirab Pagar Banyu pada Minggu (14/6/2026). Kegiatan yang telah berlangsung enam kali berturut-turut tersebut menjadi simbol komitmen warga dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus melestarikan seni dan budaya lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, yang hadir dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi kepada masyarakat Kampung Siluman atas konsistensi mereka dalam menjaga lingkungan, khususnya sumber mata air yang menjadi penopang kebutuhan masyarakat di wilayah bawah.
“Ini merupakan wujud nyata bagaimana masyarakat menjaga kelestarian alam, memastikan sumber-sumber air di bawah tetap terjaga dengan merawat kawasan tangkapan air yang berada di wilayah atas,” ujar Hamenang.
Menurutnya, upaya pelestarian yang dilakukan masyarakat Kampung Siluman patut menjadi contoh bagi daerah lain, terutama wilayah yang memiliki sumber mata air dan kawasan resapan air penting. Sinergi antara pelestarian lingkungan dan pelestarian budaya dinilai menjadi langkah strategis dalam menjaga keseimbangan alam sekaligus memperkuat identitas masyarakat lokal.
Suasana kirab berlangsung meriah dengan partisipasi warga dari berbagai kalangan. Selain menjadi sarana mempererat kebersamaan, kegiatan ini juga menjadi daya tarik wisata budaya yang memperkenalkan kearifan lokal masyarakat lereng Merapi kepada masyarakat luas.
Melalui Kirab Pagar Banyu, warga Kampung Siluman kembali menegaskan bahwa menjaga alam bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan juga menjadi gerakan bersama yang dapat diwujudkan melalui tradisi dan budaya yang hidup di tengah masyarakat.
