Header Ads Widget

+6287711124050

Movistar21 Mengenang Nus Salomo: Seniman Visioner dengan Warisan Inovasi 3 Dimensi

Foto istimewa: dok. Nus Salomo

 Movistar21 | Jakarta, 25 November 2025 — Dunia seni rupa Indonesia kehilangan salah satu tokoh paling visioner dengan berpulangnya Nus Salomo, seniman kontemporer yang dikenal luas melalui eksplorasinya pada material bambu, teknik visual modern, serta pendekatan inovatif terhadap karya tiga dimensi. Nus meninggal dunia pada tanggal 24 November 2025, meninggalkan duka mendalam bagi komunitas kreatif dan penggemarnya.


Lahir sebagai lulusan Arsitektur ITB dan melanjutkan studi Teknologi Animasi & Rekayasa Visual di Art Center College, Pasadena, California, Nus dikenal sebagai sosok yang konsisten menjembatani seni tradisi dengan teknologi mutakhir. Karyanya dipamerkan di berbagai ruang seni bergengsi dan kerap menjadi ikon pengalaman publik.


Dalam rangka mengenang kontribusinya, Movistar21 merangkum kembali tiga karya ikonik Nus Salomo yang meninggalkan jejak kuat dalam lanskap seni Indonesia:


1. “Sayap Bambu” – Instalasi Viral yang Mengajak Publik “Terbang”

Instalasi monumental berbahan bambu ini menjadi penanda estetika Nus yang khas: ringan, imajinatif, dan dekat dengan publik. Karya ini tidak hanya menjadi magnet visual, tetapi juga simbol kebebasan dan harapan. Dipamerkan dalam pameran tunggal Wing Things, karya ini mengangkat bambu sebagai bahasa visual futuristik.


2. Wajah Jenderal Sudirman – Stereoskopi di Ruang Publik

Pada area Terowongan Kendal, Dukuh Atas, Nus menghadirkan wajah Jenderal Sudirman melalui teknik stereoskopi yang menciptakan kesan tiga dimensi dramatis. Karya ini menegaskan kemampuan Nus menggabungkan teknologi visual modern dengan penghormatan terhadap tokoh nasional, menjadikan ruang publik sebagai ruang refleksi.


3. “Gurita Salihara” – Ekspresi Energi Komunitas Seni

Terletak di rooftop Komunitas Salihara, karya bambu raksasa ini menjadi simbol kreativitas yang menjangkau banyak arah, seperti gurita dengan lengan yang dinamis. Instalasi ini menampilkan teknik konstruksi bambu yang kompleks dan memperlihatkan visi Nus tentang peran komunitas seni dalam ekosistem budaya Indonesia.



Warisan yang Tetap Hidup

Selain karya instalatif, Nus Salomo turut menjadi pionir dalam penggunaan pemodelan digital dan pencetakan 3D untuk melestarikan patung publik dan artefak seni. Pendekatan futuristik ini menegaskan kepeduliannya terhadap dokumentasi budaya lintas media.


“Kepergian Nus adalah kehilangan besar, tetapi warisannya akan terus hidup melalui imajinasi para seniman muda yang ia inspirasi,” ujar perwakilan Movistar21.



Tentang Movistar21

Movistar21 adalah platform media kreatif yang berfokus pada perkembangan seni, budaya, teknologi, dan inovasi di Indonesia. Kami berkomitmen menyebarkan cerita, karya, dan gagasan yang mendorong ekosistem kreatif negeri ini untuk terus berkembang.



Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:

Media Relations Movistar21

Email: movistar21info@gmail.com


Posting Komentar

0 Komentar