Header Ads Widget

+6287711124050

Mengenal Era VUCA sebagai Langkah untuk Bisa Menghadapinya


 Ummat manusia telah menghadapi berbagai gelombang yang secara tidak langsung mendorong manusia untuk berkembang, lalu menciptakan kemajuan untuk menghadapi segala tantangan pada setiap bulan, tahun, hingga setiap abadnya. Perubahan ibarat dua mata pisau, di satu sisi dapat menciptakan kemajuan tapi di sisi lain juga dapat memicu terjadinya kehancuran dalam sektor tertentu atau bahkan dalam segala bidang yang sedang menghadapinya. 


Setelah menghadapi gelombang-gelombang atau tantangan sebelumnya. Kini, manusia telah sampai pada tahap gelombang yang berikutnya, yaitu "era VUCA". Era ini lahir karena dipicu oleh munculnya era globalisasi dan era digitalisasi yang menciptakan empat kombinasi dari kondisi yang melanda ummat manusia dalam berbagai sektor. 


Dalam upaya menanggapi era VUCA, diperlukan pengetahuan tentang VUCA itu sendiri agar dapat menentukan langkah-langkah dalam menghadapinya, untuk itu simak penjelasan berikut terkait pengertian VUCA. 


Pengertian

Berdasarkan data dari Munich Business School, VUCA pertama kali diperkenalkan oleh Angkatan Darat AS untuk menerangkan kondisi dunia pasca-perang dingin, yaitu pada sekitar tahun 1990-an. VUCA adalah singkatan dari empat istilah dalam bahasa Inggris. Yakni, volatility, uncertainity, complexity, dan ambiguity. 


1. Volatility (volatilitas)

Menurut situs Direktorat Guru Pendidikan Dasar, volatilitas adalah suatu kondisi yang mengalami perubahan cepat yang tidak terduga. Karena dipengaruhi oleh banyak faktor yang sulit untuk dikendalikan atau memang berada di luar kendali manusia, misalnya informasi yang simpang-siur dan terus berubah seiring berjalannya waktu. 


Kondisi-kondisi inilah yang membentuk pribadi manusia yang hidup di dalamnya menjadi pribadi yang labil, lebih condong bersifat individualis membuat persaingan antar individu semakin ketat dan dapat memicu terjadinya konflik atau kekacauan dalam hidup bermasyarakat dikarenakan pertentangan dan perbedaan perspektif setiap orang dalam menentukan sesuatu pada perubahan yang terus-menerus terjadi. 


2. Uncertainity (Ketidakpastian) 

Informasi membawa pengaruh pada proses pembuatan keputusan. Informasi pada kondisi pasca-perang dingin sangat terbatas. Sebaliknya, sangking banyaknya informasi yang terlalu cepat dan luas dalam peredarannya juga akan membuat manusia kesulitan dalam menyaring, seperti halnya memilah dan memilih mana informasi yang benar dan mana yang tidak. Kondisi seperti ini akan merepotkan manusia dalam mengambil langkah serta membuat keputusan. 


3. Complexity (Komplekitas)

Kompleksitas adalah suatu kondisi di saat satu hal dengan hal lain saling berkaitan dan mempengaruhi, membuat segalanya menjadi rumit dan semerawut. Faktor lingkungan seperti bencana alam, krisis iklim, informasi, geopolitik, segalanya berimbas pada manusia yang akhirnya akan menimbulkan komplikasi yang membingungkan memicu terjadinya krisis-krisis lain. 


4. Ambiguity (Ambiguitas) 

Ambiguitas adalah ketidakjelasan makna dari suatu informasi yang menyebabkan keraguan. Inilah yang kemudian membentuk kondisi yang sulit untuk diidentifikasi penyebab dan akibat dari terjadinya suatu peristiwa apalagi diantisipasi. 


Solusi

Dikutip dari Analisadaily.com, dalam menghadapi era VUCA, dibutuhkan strategi yang juga dikenal dengan sebutan VUCA. Strategi VUCA tersebut akan dijabarkan sebagaimana berikut ini. 


1. Vision (Visi) 

Menetapkan visi atau tujuan diperlukan untuk menanggulangi perihal volatilitas sebagai suatu kondisi yang terus berubah dengan cepat dan tidak terduga. 


2. Understanding (Pemahaman) 

Lawan dari suatu hal yang sulit diprediksi adalah dengan cara mengenali dan memahaminya dengan cermat lewat faktor penyebab dari suatu hal atau terjadinya suatu peristiwa. 


3. Clarity (Kejelasan) 

Kejelasan atau clarity dalam bahasa Inggris hadir sebagai strategi yang dapat mengatasi kerumitan (complexity) yang terjadi. 


4. Agility (Kelincahan atau keluwesan) 

Jika ambiguitas (kebingungan atau kebimbangan) adalah suatu kondisi yang di dalamnya terdapat ketidakjelasan dan berakhir pada kebingungan bagi setiap individu, maka diperlukan kelincahan dan keluwesan dalam beradaptasi dengan segala ketidakjelasan yang ditimbulkan dari berbagai faktor penyebab. 


Perlu disadari, bahwa era VUCA lahir karena pengaruh perbuatan atau perilaku yang ditimbulkan oleh manusia dan dampak dari era ini akan kembali kepada manusia. Dengan kata lain, makhluk yang memiliki pengaruh besar atas terjadinya berbagai peristiwa pada alam semesta maupun alam sosial manusia adalah manusia itu sendiri. Oleh karena itu, manusia juga pasti bisa menghadapi segala gelombang yang datang, tinggal bagaimana cara menyikapinya saja. Demikian penjelasan mengenai era VUCA, semoga bermanfaat dan terimakasih.


//Marcella

Posting Komentar

0 Komentar