Versi Movistar21
───────────────────────────────
Di tengah rimba Sumatra yang sunyi dan pekat, masyarakat adat menyimpan satu keyakinan yang tak pernah pudar: Harimau Sumatra bukan sekadar penghuni hutan, melainkan penjaga gaib yang hadir tak terlihat oleh kebanyakan manusia.
Dalam tradisi lisan yang diwariskan turun-temurun, harimau ini digambarkan sebagai makhluk antara dunia nyata dan tak kasatmata. Warga sering menyebutnya sebagai Inyiak, sosok harimau yang hanya menampakkan diri kepada orang tertentu—biasanya mereka yang memiliki ikatan kuat dengan alam dan adat.
Beberapa kesaksian warga menyebutkan penampakan “bayangan harimau” yang berjalan perlahan di antara pepohonan, namun lenyap begitu saja seolah tubuhnya menembus dimensi lain. Bukan menghilang karena berlari, tetapi lenyap seperti asap yang diserap hutan.
Kepercayaan lain mengatakan bahwa harimau ini muncul saat ada ancaman besar—baik terhadap manusia maupun hutan itu sendiri. Ia disebut-sebut akan menampakkan diri sebagai peringatan, lalu kembali hilang begitu bahaya mereda. Di beberapa daerah, sosok ini dipercaya merupakan roh leluhur atau penjaga wilayah adat yang menjaga keseimbangan antara manusia dan alam.
Meski penelitian ilmiah menunjukkan Harimau Sumatra sebagai spesies yang sangat langka dan sulit dilacak, warga meyakini ada lapisan lain yang tak bisa dijelaskan dengan sains. Kehadirannya selalu menyisakan misteri:
Apakah ia sekadar harimau liar yang mahir bersembunyi…
atau sosok gaib yang berjalan di batas dunia manusia dan alam?
Hingga kini, Misteri Harimau Sumatra tetap hidup—sebagai legenda, sebagai kepercayaan, dan sebagai bagian dari cerita gelap hutan yang tak pernah sepenuhnya kita pahami.

0 Komentar